Poetry

Nuktah

Bisu..hanya kebisuan Tuli..hanya ketulian Buta..hanya kebutaan
Mati.. hanya kematian semua terbawa raga terpenjara didalamnya
semalaman begadang berthawaf dalam cinta
menanti retaknya hijab walaupun sepecahan atom.

 

Share di:

Facebook    Digg    reddit    Deli.cio.us    StumbleUpon    Newsvine
 

..Dia

..dia Candiru, memasuki otak dan melahapnya perlahan,
turun ke hati melahapnya pula rakus..
meninggalkan sisanya teronggok mubazir,..
tapi dia juga cahaya dalam bentuk apapun..
memberikan nyawa kepada warna.

 

 

Share di:

Facebook    Digg    reddit    Deli.cio.us    StumbleUpon    Newsvine
 

Setidaknya

setidaknya

 

 

 

Menyusuri lorong lorong gelap
Tanpa tau tanda, kemana tertuju?

Hanyakah ejakulasi lamunan palsu?
Ataukah bentuk intuitif hakiki?

Obyektif subyektif sama saja
hanya ketiadaan ..

ya! hanya ketiadaan
setidaknya untuk saat ini.

sehari menjadi sedetik
atau bahkan setahun sejam?

kosong dan gelap

Share di:

Facebook    Digg    reddit    Deli.cio.us    StumbleUpon    Newsvine
 

Sore ini

 

Spontan berhasrat ingin berpuisi

sore ini

Pemandangan sungguh sangat indah
sore ini
Karena melihatmu lewat sejenak
sore ini
Melambai senyumu indah kepadaku
sore ini
Hilanglah mendung taman hati
sore ini
Dan baglama sazpun tak membisu
sore ini
menafaskan keceriaan syahdu disitu
sore ini

walau sejenak
sore ini
ingin selamanya
sore ini
semua hari sampai mati menjadi
sore ini.

Sore gerimis, Rabu Wage, 6 Januari 2010 (20 Muharam 1431H)

Share di:

Facebook    Digg    reddit    Deli.cio.us    StumbleUpon    Newsvine
 

Pertanyaan Sahabat

Seorang sahabat bertanya kepadaku, "Kamu punya kekasih..?" "Punya.." jawabku singkat.
"Pernah cemburu ?" dia bertanya lagi, "Tidak pernah .." singkat lagi aku menjawab, "Masak sih ?" dia ikutan singkat, "Iyah, sekalipun tidak pernah ..". :) . Sahabatku itu mengernyitkan dahi sesaat, "Aneh.." gumamnya. " Kenapa harus cemburu Dia bersamaku selalu, iya selalu, 0,000000dst mili detik pun , dalam dimensi apapun yg aku tahu ataupun yang aku belum tahu bahkan yang aku tidak tahu... Dia gk pernah meninggalkanku." Jawabku sedikit panjang.. "Ah lebay lu..! hahahaha" responya sambil tertawa..
"Memang...:)" jawabku singkat.

"Setiap tarikan nafas, luruh klimaks dalam cintanya
Setiap hembusan nafas, takjub dalam kenyataanya."


Aku bersya'ir tidak berprosa :)

 

Sifa - Kamis Legi, 24 Desember 2009 (7 Muharam 1431H)

Share di:

Facebook    Digg    reddit    Deli.cio.us    StumbleUpon    Newsvine
 
  • «
  •  Mulai 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Halaman 1 dari 2

Joomla

Artikel Terbaru

Info's

Artikel Terbaru

Humanoria

Artikel Terbaru

Poetry

Artikel Terbaru

Grafis

Artikel Terbaru

Other's

Artikel Terbaru


Latest IT Info